Kamis, 01 Februari 2018

MENYUSUN PROGRAM PENYULUHAN BAGI PENYULUH AGAMA ISLAM

PROGRAM PENYULUHAN dan KLASIFIKASINYA
MASRIZAL
(penyuluh Agama Ahli Madya)
Disajikan pada Kelompok Kerja Penyuluh kota Pekanbaru

I.                    PENDAHULUAN
Perencanaan adalah pemikiran sebelum pelaksanaan sesuatu tugas. Jadi Perencanaan Penyuluhan berarti pemikiran tentang penerapan prinsip-prinsip umum menyuluh tersebut di dalam pelaksanaan tugas penyuluh dalam suatu situasi interaksi penyuluhan dan murid, baik di dalam Kelompok maupun di luar Kelompok.Karena dengan perencanaan itu, maka seseorang penyuluhan akan bisa memberikan penyuluhan dengan baik, karena ia dapat menghadapi situasi di dalam Kelompok secara tegas, mantap dan fleksibel. Karena membuat perencanaan yang baik, maka seorang akan tumbuh menjadi seorang penyuluhan yang baik. Seorang bisa menjadi penyuluhan yang baik adalah berkat pertumbuhan, berkat pengalaman dan akibat dari hasil penyuluhan yang terus menerus, walaupun faktor bakat ikut pula berpengaruh.
Tujuan dari progam penyuluhan adalah perangkat kegiatan penyuluhan yang direncanakan untuk mencapai tujuan intruksional. Penyuluhan merupakan salah satu bentuk program, karena Penyuluhan yang baik memerlukan perencanaan yang matang. Selain itu, pelaksanaan Penyuluhan melibatkan berbagai orang, baik penyuluhan maupun santri, memiliki keterkaitan antara kegiatan Penyuluhan yang satu dengan kegiatan Penyuluhan yang lain, yaitu untuk mencapai kompetensi bidang studi yang pada akhirnya untuk mendukung pencapaian kompetensi penyuluhan pada kelompok binaan, serta berlangsung dalam sebuah lembaga pemberdayaan masyarakat atau instansi.

            II.        RUMUSAN MASALAH
A.       Apa saja kategori program penyuluhan?
B.       Bagaimana kedudukan masing –masing kategori program penyuluhan?
C.       Bagaimana bentuk dari masing –masing format program penyuluhan pada kurikulum ?
D.       Bagaimana contoh program Penyuluhan versi Kurikulum 

            III.       PEMBAHASAN
A.        Katagori program penyuluhan
Program  Penyuluhan  adalah  rancangan  atau  perencanaan  satu  unit   atau  kesatuan kegiatan yang berkesinambungan  dalam proses Penyuluhan,  yang memiliki tujuan, dan melibatkan  sekelompok  orang  (kelompok dan perorangan)   untuk  mencapai  tujuan  yang  telah ditetapkan.
Kurikulum dan program penyuluhan mencakup kegiatan perencanaan, pelaksanaan, dan penilaian. Perencanaan dan pengembangan kurikulum penyuluhan pada umumnya telah dilakukan oleh Penyuluhan pada jenjang masing masing. Karena itu level penyuluhan yang paling penting adalah bagaimana merealisasikan dan menyesuaikan kurikulum tersebut dengan kegiatan Penyuluhan. Di samping itu, Penyuluh juga bertugas dan berwewenang untuk mengembangkan kurikulum muatan local sesuai dengan kebutuhan masyarakat dan lingkungan setempat.
Penyuluhan yang baik harus menyusun perencanaan sebelum melaksanakan Penyuluhan dikelompok masing-masing. Proses penyuluhan mengajar yang baik harus didahului dengan persiapan yang baik, tanpa persiapan yang baik akan sulit rasanya menghasilkan Penyuluhan yang baik. Oleh karena itu seharusnya penyuluhan sebelum menyuluh menyusun perencanaan atau perangkat Penyuluhan. Program atau perencanaan yang harus disusun oleh penyuluhan sebelum melakukan Penyuluhan antara lain:
1.    Program Tahunan
Program tahunan merupakan program umum setiap mata penyuluhan untuk setiap Kelompok, yang dikembangkan oleh penyuluhan mata penyuluhan yang bersangkutan. Program ini perlu dipersiapkan dan dikembangkan oleh penyuluhan sebelum tahun penyuluhan, karena merupakan pedoman bagi pengembangan program-program berikutnya, yakini program semester, program mingguan, dan program harian atau program Penyuluhan setiap kompetensi dasar.
2.    Program semester
Semester adalah satuan waktu yang digunakan untuk penyelenggaraan program penyuluhan. Kegiatan yang dilaksanakan dalam semester itu ialah kegiatan tatap muka, pratikum, evaluasi persmester  dan berbagai kegiatan lainya yang diberi penilaian keberhasilan. Satu semester terdiri dari 24 minggu kerja termasuk penyelenggaraan tatap muka, evaluasi semester. Masing-masing program semester sifatnya lengkap dan merupakan satu kebulatan dan berdiri sendiri. Pada setiap akhir semester segenap bahan kegiatan program semester yang disajikan harus sudah selesai dilaksanakan. Program semester adalah program yang berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan.
3.    Kalender Penyuluhan
Kalender Penyuluhan  adalah pengaturan waktu untuk kegiatan Penyuluhan peserta binaan selama satu tahun kegiatan. Kalender penyuluhan mencakup permulaan tahun kegiatan, minggu efektif penyuluhan, dan hari libur. Minggu efektif penyuluhan adalah jumlah minggu kegiatan Penyuluhan untuk setiap tahun penyuluhan. Kurikulum  satuan penyuluhan pada setiap jenis dan jenjang diselenggarakan dengan mengikuti kalender penyuluhan pada setiap tahun kegiatan.
Permulaan tahun penyuluhan adalah waktu dimulainya kegiatan Penyuluhan pada awal tahun penyuluhan pada setiap satuan penyuluhan. Minggu efektif penyuluhan adalah jumlah minggu kegiatan Penyuluhan untuk setiap tahun penyuluhan pada setiap satuan penyuluhan. Waktu Penyuluhan efektif adalah jumlah jam Penyuluhan setiap minggu, meliputi jumlah jam Penyuluhan untuk seluruh matapenyuluhan termasuk muatan lokal, ditambah jumlah jam untuk kegiatan pengembangan diri. Waktu libur adalah waktu yang ditetapkan untuk tidak diadakan kegiatan pempenyuluhana terjadwal pada satuan penyuluhan yang dimaksud. Waktu libur dapat berbentuk jeda tengah semester, jeda antar semester, libur akhir tahun penyuluhan, hari libur keagamaan, hari libur umum termasuk hari-hari besar nasional, dan hari libur khusus.
4.    Silabus
Silabus adalah seperangkat rencana dan pengaturan tentang kegiatan Penyuluhan , pengelolaan Kelompok, dan penilaian hasil penyuluhan. Dengan demikian, ada tiga hal yang harus tercakup dalam silabus, yaitu kompetensi yang harus dimiliki santri, strategi pencapaiannya, dan cara untuk mengetahui ketercapaian kompetensi yang telah ditentukan. Silabus juga dapat dipandang sebagai suatu sistem, yang terdiri dari komponen yang satu sama lain saling berkaitan untuk mencapai tujuan tertentu. 
Silabus dikembangkan berdasarkan standar kompetensi lulusan dan standar isi untuk satuan penyuluhan dasar dan menengah sesuai dengan pola Penyuluhan pada setiap tahun kegiatan tertentu. Silabus digunakan sebagai acuan dalam pengembangan Rencana Pelaksanaan Penyuluhan ( RPP ).
5.    Rencana Pelaksanaan Penyuluhan (RPP)
Setelah silabus tersusun berikutnya penyuluhan menyusun Rencana Pelaksanaan Penyuluhan ( RPP ). RPP adalah rencana kegiatan Penyuluhan tatap muka untuk satu pertemuan atau lebih. RPP dikembangkan dari silabus untuk mengarahkan kegiatan Penyuluhan peserta binaan dalam upaya mencapai Kompetensi Dasar ( KD ).  RPP disusun berdasarkan KD atau subtema yang dilaksanakan dalam satu kali pertemuan atau lebih. Berdasarkan RPP inilah seorang penyuluhan diharapkan bisa menerapkan Penyuluhan secara terprogram. Pada sisi lain, melaui RPP pun dapat diketahui kadar kemampuan penyuluhan dalam menjalankan profesinya.

B.       Kedudukan masing-masing katagori program penyuluhan
1.    Progam tahunan
Program tahunan merupakan rencana penetapan alokasi waktu satu tahun untuk mencapai tujuan (SK dan KD) yang telah ditetapkan. Penetapan alokasi waktu diperlukan agar seluruh kompetensi dasar yang ada dalam kurikulum seluruhnya dapat dicapai oleh santri. Prota merupakan pedoman bagi pengembangan program-progran berikutnya, yakni program semester, mingguan dan harian serta pembuatan silabus dan sistem penilaian komponen-komponen program tahunan meliputi identifikasi (satuan penyuluhan, mata penyuluhan, tahun penyuluhan, standar kompetensi, kompetensi dasar, alokasi waktu dan keterangan.
Setidaknya dalam menyusun Prota, komponen yang harus ada sebagai berikut:
a.   Identitas (mata penyuluhan, Kelompok, tahun penyuluhan).
b.  Format isian (semester, standar kompetensi, kompetensi dasar, matei pokok, dan alokasi waktu).
2.   Progam semester
Program semester merupakan program yang berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan. Isi dari program semester adalah tentang bulan, pokok bahasan yang hendak disampaikan, waktu yang direncanakan, dan keterangan-keterangan. Program semester merupakan penjabaran dari program tahunan sehingga program tersebut tidak bisa disusun sebelum tersusun program tahunan.
Program semester berisikan garis-garis besar mengenai hal-hal yang hendak dilaksanakan dan dicapai dalam semester tersebut. Pada umumnya program semester ini berisikan:
a.      Identitas (satuan penyuluhan, mata penyuluhan, Kelompok/semester, tahun penyuluhan)
b.      Format isian (standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, jumlah jam pertemuan (JJP), dan bulan).
c.      Seperti program tahunan, program semester juga banyak alternatifnya.
  
3.  Kalender Penyuluhan
Kalender penyuluhan merupakan pengaturan waktu untuk kegiatan Penyuluhan peserta binaan selama satu. tahun penyuluhan.  Kalender penyuluhan mencakup permulaan tahun penyuluhan, minggu efektif penyuluhan, dan hari libur. Minggu efektif penyuluhan adalah jumlah minggu kegiatan Penyuluhan untuk setiap tahun penyuluhan.
4.   Silabus dan RPP
Kedudukan silabus dalam sistem Penyuluhan adalah sebagai perantara antar kurikulum dengan perencanaan Penyuluhan. Dalam batasan kurikulum sebagai program maka silabus maupun rencana RPP dapat dikatakan sebagai kurikulum juga. Bedanya kurikulum merupakan program yang masih sangat umum yaitu program penyuluhan secara nasional. Sedangkan silabus yaitu program Penyuluhan yang dirumuskan oleh setiap satuan penyuluhan dan RPP merupakan program yang lebih spesifik sebagai pedoman operasional Penyuluhan untuk setiap pertemuan Penyuluhan.
Silabus maupun RPP adalah rencana atau program. Yang membedakan terletak pada cakupannya saja yaitu kurikulum rencana dalam dimensi yang masih luas dan menyangkut aspek-aspek kepentingan pembinaan dan Penyuluhan.

C.       Perbedaan dari masing-masing format program penyuluhan

PROGRAM TAHUNAN (2018)[5]
Satuan Penyuluhan     : ……………..
Mata Penyuluhan        : ……………..
Minggu Kelompok      : ……………..
Tahun Penyuluhan      : ……………..
Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Alokasi
Mengetahui ,………………………

Penyelenggara                                                              Penyuluh….


______________                                                        ______________________
NIP.                                                                             NIP.








PROGRAM SEMESTER (2018)
Satuan Penyuluhan     : ……………………..
Mata Penyuluhan        : ……………………..
Kelompok/Semester   : ……………………..
Tahun Penyuluhan      : ……………………..
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Indikator
JJP
Bulan (6bulan)
1
2
3
4
Mengetahui ,………………………
Penyelenggara                                                    Penyuluh….
_________________                                           ______________________
NIP.                                                                     NIP.


Format Program Tahunan (2018)

Satuan Penyuluhan     :
Mata Penyuluhan        :
Kelompok                   :
Tahun Penyuluhan      :

Semester
Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Alokasi Waktu

Mengetahui,
Penyelenggara                                                                            Penyuluh...


NIP.                                                                                             NIP.







Format Program Semester (2018)

Satuan Penyuluhan          :
Mata Penyuluhan             :
Kelompok/ Semester       :
Tahun Penyuluhan           :

Standar Kompetensi
Kompetensi Dasar
Materi Pokok
Indikator
Jumlah Jam Penyuluhan
Bulan
1
2
3
4

Mengetahui,
Penyelenggara                                                                            Penyuluh...


NIP.                                                                                             NIP.


PROGRAM TAHUNAN (2013)

Satuan Penyuluhan          : ...............................
Kelompok                        : …………………..
Semester                          : …………………..
Tahun                               : …………………..


No
Smtr
Tema
Kompetensi Inti
Kompetensi Dasar
AW



.

Mengetahui
Penyelenggara




……………………
.........., ................ 20...        
Penyuluh




………………………..

 PROGRAM SEMESTER 2 (2018)
TAHUN PENYULUHAN 2018

Satuan Penyuluhan   : MT .................................
Kelompok                   :

No
Tema / Sub Tema
BULAN
Januari
Februari
Maret
April
Mei
Juni
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5
1
2
3
4
5

Mengetahui
Penyelenggara,




…………………

Pekanbaru,  …………….

Penyuluh ,




……………………………...
NIP. 19720215200604001

D.      Contoh program Penyuluhan

RENCANA ANA PELAKSANAAN PENYULUHAN
(RPP)

Masjid                         : ..................
Tema                           : Indahnya Kebersamaan
Subtema                      : Kebersamaan dalam Keberagaman
Kelompok/Semester    : MT Attaubah/ I
Alokasi Waktu            : 2 x 30 menit (1 x pertemuan)           

A.       Kompetensi inti       
         
KI -1      : Menerima, menjalankan,dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
KI-2       : Menunjukkan perilaku jujur,disiplin, tanggung jawab,santun,peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan keluarga,teman, penyuluhan, dan tetangganya
KI-3       : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati, menanya dan mencoba berdasarkan rasa ingin tahu tentang dirinya, makhluk hidup ciptaan tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya di rumah, di sekolah dan tempat bermain
KI-4       : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang mencerminkan perilaku anak beriman dan berakhlak mulia

C.      Tujuan Penyuluhan
1.    Setelah penjelasan, santri mampu menjelaskan makna kebersamaan dalam keberagaman dengan rinci.
2.    Dengan diskusi, santri mampu menceritakan pengalaman bermain dengan teman yang berbeda-beda dengan bahasa yang runtut.
3.    Setelah mengamati contoh, santri mampu membedakan yang baik dan benar.
4.    Setelah  membaca teks, diskusi, dan simulasi, santri mampu mempraktikkan kebersamaan dengan baik dan benar

D.        Materi Pokok
Aqidah Akhlaq

E.        Pendekatan :
1.  Sosio kultural

F.       Metode Penyuluhan
1.      Diskusi
2.      Demonstrasi
3.      Klasikal

G.      Media, Alat dan Sumber  Penyuluhan
1.      Media
Audio dan visual berupa gambar dan video,
2.      Alat/Bahan
Laptop dan projektor,
3.      Sumber
Buku aqidah akhlaq dan yang sumber lain yang relevan

H.      Langkah-langkah Penyuluhan
1.      Pertemuan pertama
NO
Kegiatan
Waktu
1.
Pendahuluan
1.      Peserta binaan memulai kegiatan dengan berdoa
2.      Absensi
3.      Bertanya jawab untuk menyiapkan kondisi peserta binaan dalam menerima penyuluhan
4.      Peserta binaan dibentuk kelompok
5.      Menginformasikan tema yang akan diajarkan yaitu tentang             “Kebersaamaan Dalam Keberagaman”

2.
Kegiatan Inti
a.     Mengamati
1.      Peserta binaan diduruh untuk mengamati tayangan gambar keberagaman dan kebersamaan

b.     Menanya
1.      Peserta binaan diberi pertanyaan bagaimana bentuk  keberagaman dan kebersamaan

c.    Eksperimen/Explore
1.      Kemudian  seluruh peserta binaan dengan bimbingan penyuluhan keluar Kelompok untuk mengidentifikasi perbedaan
2.      Peserta binaan membagi kelompok yang terdiri dari  kelompok 4 mengintegrasikan antara kebersamaan dan perbedaan
3.      Sebelum perlombaan dimulai penyuluhan meminta anak berdiskusi untuk mencari strategi dalam dalam membangun kebersamaan

d.   Asosiasi/Menalar
1.      Setelah kembali ke Kelompok, penyuluhan akan membagi  tugas dalam kelompok. Peserta binaan akan berdiskusi dan menjawab pertanyaan tertulis yang diberikan penyuluhan.
2.      Setelah menjawab pertanyaan, salah satu perwakilan peserta binaan dalam tiap kelompok akan mempresentasikan hasil diskusi kepada kelompok lain secara bergiliran.Diharapkan setiap anggota kelompok yang mendengarkan akan memberikan masukan atau komentar
3.      Setelah itu penyuluhan dan peserta binaan   akan menyimpulkan bersama.
4.      Peserta binaan diberikan pertanyaan tambahan untuk menguatkan kembali tentang tema kebersamaan dalam keragaman
5.      Peserta binaan mengerjakan tugas yang ada di buku peserta binaan
6.      Secara berpasangan, temukan manfaat kebersamaan
7.      Peserta binaan mengerjakan tugas di buku aktivitas
8.      Setelah itu penyuluhan akan mendiskusikan hasilnya dengan peserta binaan.
9.      Setiap peserta binaan menulis satu kalimat dan peserta binaan berikutnya harus membaca kalimat tersebut sebelum menulis kalimat lanjutannya. Peserta binaan menceritakan hasil ceritanya antar kelompok.

e.    Komunikasi/Networking
1.      Peserta binaan bereksplorasi untuk menemukan konsep  Pengubinan dengan diberikan pertanyaan dan kegiatan penggiring:


2.
Kegiatan Inti
a.     Mengamati
·           Peserta binaan disuruh untuk mengamati tayangan gambar kebersamaan dan keanekaragaman

b.     Menanya
·         Peserta binaan diberi pertanyaan bagaimana bentuk  kebersamaan

c.    Eksperimen/Explore
·         Kemudian  seluruh peserta binaan dengan bimbingan penyuluhan keluar Kelompok untuk mengidentifikasi kebersamaan

d.   Asosiasi/Menalar
·      Setelah kembali ke Kelompok, penyuluhan akan membagi  tugas dalam kelompok. Peserta binaan akan berdiskusi dan menjawab pertanyaan tertulis yang diberikan penyuluhan.
·      Setelah menjawab pertanyaan, salah satu perwakilan peserta binaan dalam tiap kelompok akan mempresentasikan hasil diskusi kepada kelompok lain secara bergiliran.Diharapkan setiap anggota kelompok yang mendengarkan akan memberikan masukan atau komentar
·      Setelah itu penyuluhan dan peserta binaan   akan menyimpulkan bersama.
·      Peserta binaan diberikan pertanyaan tambahan untuk menguatkan kembali tentang tema kebersamaan dalam keragaman
·      Peserta binaan mengerjakan tugas yang ada di buku peserta binaan
·      Secara berpasangan, temukan manfaat kebersamaan
·      Peserta binaan mengerjakan tugas di buku aktivitas
·      Setelah itu penyuluhan akan mendiskusikan hasilnya dengan peserta binaan.
·      Setiap peserta binaan menulis satu kalimat dan peserta binaan berikutnya harus membaca kalimat tersebut sebelum menulis kalimat lanjutannya. Peserta binaan menceritakan hasil ceritanya antar kelompok.

e.    Komunikasi/Networking
·      Peserta binaan bereksplorasi untuk menemukan konsep  Pengubinan dengan diberikan pertanyaan dan kegiatan penggiring:

.
Penutup
·      Bersama-sama membuat kesimpulan
·      Bertanya jawab tentang materi yang telah dipelajari
·      Melakukan penilaian hasil penyuluhan
·      Berdoa untuk mengakhiri kegiatan


15 menit

I.         Penilaian Hasil Penyuluhan (Jenis, bentuk dan teknik penskoran)

 Teknik dan Bentuk Instrumen
Teknik
Bentuk
Pengamatan Sikap  
Lembar Pengamatan Sikap dan Rubrik
Tes Tertulis 
Tes Uraian dan Pilihan
Tes Unjuk Kerja 
Tes Uji Petik Kerja dan Rubrik

 IV.            KESIMPULAN
Program  Penyuluhan  adalah  rancangan  atau  perencanaan  satu  unit   atau  kesatuan kegiatan yang berkesinambungan  dalam proses Penyuluhan,  yang memiliki tujuan, dan melibatkan  sekelompok  orang  (kelompok dan perorangan)   untuk  mencapai  tujuan  yang  telah ditetapkan
Program atau perencanaan yang harus disusun oleh penyuluhan sebelum melakukan Penyuluhan antara lain :
1)             Program tahunan ( PROTA )
2)             Program semester ( PROMES )
3)             Kalender penyuluhan (KALPEN)
4)             Silabus,dan
5)             Rencana pelaksanaan Penyuluhan ( RPP ).

            V.      PENUTUP
Demikian makalah yang kami susun. Kami menyadari makalah yang kami susun jauh dari kata sempurna maka dari itu kritik dan saran yang membangun sangat kami harapkan guna memperbaiki makalah selanjutnya. Semoga makalah ini dapat memberi pengetahuan baru dan bermanfaat bagi kita semua. Amin.




Tidak ada komentar:

Posting Komentar

 TELISIK, SKHK dan PPKP Penyuluh Agama 2023  Juli 07, 2023 Standar Kualitas Hasil Kerja dan Pedoman Penilaian Kinerja Penyuluh Agama merupak...